Rabu, 04 April 2012

Mengapa Harus Saling Mengingatkan??

Mengapa harus saling mengingatkan???
Pertanyaan itu mungkin sengaja aku jadikan judul dari tulisan ini. Karena, memang kita disini adalah jamaah manusia.. Bukan jamaah malaikat, yang memang terjaga dirinya dari segala bentuk kesalahan dan kemaksiatan, bukan pula Rasulullah SAW yang akhlaqnya memang sudah disempurnakan oleh Sang Pencipta, (mari kita bertasbih, bersyukur, dan takbir atas kebesaran-Nya.. Subhanallah, alhamdulillah, Allahu akbar!!).

Berada di muka bumi ini adalah merupakan amanah yang harus kita tunaikan dan harus kita jaga. Bahkan kita sempat membuat iri para malaikat, ketika Allah SWT mengutus Nabi Adam a.s sebagai manusia pertama di muka bumi. Kisah ini dibingkai indah dalam Q.S Al Baqarah ayat 30:
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, 'Aku hendak menjadikan khalifah di muka bumi.' Mereka berkata, 'Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu?' Dia berfirman, 'Sungguh Aku mengethui apa yang tidak kamu ketahui.' "

Kemudian, setelah mendengar penjelasan itu malaikat diperintah oleh Allah untuk bersujud kepada makhluk yang disebut-Nya khalifah di bumi ini. Mari kita lihat kejadian ini dalam surat yang sama di ayat 34:
"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kamu kepada Adam!' Maka mereka pun sujud kecuali iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan dia termasuk golongan yang kafir"

Pasca kejadian ini iblis meminta pada Allah untuk senantiasa menguji manusia hingga hari kiamat tiba. Ia ingin merekrut sebanyak-banyaknya orang untuk dijadikan temannya di neraka kelak. Ia bersemayam di setiap diri manusia. Disinilah, keindahan saling mengingatkan itu terlihat. Jika tidak saling mengingatkan, kita akan semakin mudah menyombongkan diri, merasa puas atas apa yang telah kita dapat dan meremehkan orang lain, menyalahgunakan kekuasaan dan segala yang kita miliki untuk hal-hal yang tidak ada manfaatnya bagi ukhrawi kita, dan apa yang dikhawatirkan malaikat itu akan terbukti.

Pernah suatu malam, dalam keheningan aku mendapat sebuah pesan di telepon selular. Semoga dapat juga bermanfaat bagi yang membaca tulisan ini, karena untuk mengingatkan terkadang kita tak melihat usia. Nasihat bisa datang dari siapa saja, dan ketika ada seseorang yang datang kepada kita untuk meminta nasihat, maka kita wajib memberinya nasihat.

Untuk mereka yang saat ini sedang menjadi pemimpin,
Jika tiba saatnya untuk memperhatikan, jangan berharap untuk diperhatikan.
Dan siapkan hati selapang-lapangnya untuk dikecewakan.
Tak pernah ada jundi yang semangat ketika tak ada yang membakar semangat mereka.
Tak mungkin ada inisiatif dari mereka jika tak ada yang mengarahkan, dan mereka tak pernah bergerak jika tak ada yang menggerakkan.
Bergeraklah kawan, hingga ajal benar-benar menghentikan langkah kita.
Kita adalah da'i/ah sebelum apapun...

Sebuah pesan lain yang juga turut membuatku termenung adalah pesan berikut:
Yang sedang mempunyai banyak masalah senantiasa bersabar
Janganlah bertekuk lutut pada peluh dan putus asa
Jangan bersimpuh di hadapan duka
Hadapilah segala tantangan
Sambutlah harimu dengan suka cita
Hadapilah segala ujian
Dalam kesulitan pasti ada kemudahan...

Semoga Allah tetap menggenapkan hati kami dalam satu ikatan simpul yang kokoh, aqidah islamiyah. Karena aku tak ingin keindahan ini pergi dari kehidupanku. Jagalah saudara-saudara dan keluargaku dimanapun berada, pertemukan kembali kami kelak di jannah-Mu. Amin ya Rabbal 'Alamin........