Sabtu, 23 Juni 2012

2 Hari Istimewa Bersama Santri Daurah Mar’atush Shalihah


Daurah Mar’atush Shalihah merupakan kegiatan semacam sekolah pembinaan untuk para muslimah yang dipersiapkan untuk menjawab tantangan dunia. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Puskomda Priangan Barat yang bertempat di kampus IT Telkom Bandung. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 15-17 Juni 2012 ini diikuti oleh muslimah-muslimah pilihan dari masing-masing kampus di Jawa Barat.
Setelah beristirahat di penginapan, pagi hari tanggal 16 Juni 2012 para peserta dipandu oleh panitia untuk menuju aula politeknik Telkom untuk mulai mengikuti rangkaian acara. Diawali dengan sarapan bersama dan saling berta’aruf, alunan nada-nada nasyid mulai meramaikan aula. Acara yang mengangkat tema “Menjadi Muslimah Pengukir Sejarah Peradaban”, di hari pertama menghadirkan pembicara-pembicara yang luar biasa. Materi pertama adalah Karakter Muslimah Haraki yang disampaikan oleh Ibu Murni (salah seorang staff pengajar di IT Telkom). Dan materi kedua adalah Menjadi Muslimah Kontemporer yang disampaikan oleh Ibu Hj. Salmiah (penyaji materi kemuslimahan di radio MQ).
Mepertahankan, menegakkan agama Allah adalah kewajiban kita. Maka dibutuhkan kontribusi nyata disini, bukan hanya sekadar perencanaan. Masalah yang dihadapi kampus dari tahun ke tahun tak pernah berubah, JUMLAH KADER dan MILITANSI. Lalu dimana peran muslimah? Mengapa harus muslimah haraki?
Jawaban dari pertanyaan di atas akan diawali dengan menjawab pengertian muslimah haraki, yaitu muslimah yang menjalankan syariat Islam, mengikuti pergerakan-pergerakan Islam untuk menegakkan Islam itu di dalam masyarakat. Mengingat yang menjadi target kita adalah masyarakat, bersifat heterogen, maka cara efektif yang digunakan adalah menyentuh hatinya. Karena disini yang disentuh adalah hati, maka diperlukan KETELADANAN. Muslimah haraki dibutuhkan karena:
·     Berdakwah adalah kewajiban bagi setiap umat Islam. Karena kita adalah seorang da’i sebelum menjadi apapun. Hindari pemakluman terhadap diri sendiri yang berlebihan, kebiasaan tidak menghadiri agenda-agenda dakwah, atau forum-forum ta’lim yang diselenggarakan demi kesuksesan dakwah ini.
·       Kita bertindak sebagai Islahul Ummat (QS Al A’raf: 4-5), jangan sampai kita hanya shaleh untuk diri kita sendiri. Dan jika ingin berbagi dengan orang lain, maka penuhilah dahulu amalan-amalan yaumiyah kita.
Karakter Muslimah Haraki:
·      Al fahmu à Islam “Syamil wa mutakamil” à Internalisasi nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari
·      Memahami sunnah Rasulullah SAW. Karena Rasulullah SAW juga mentauhidkan agama Allah
·   Memiliki ketaqwaan yang tinggi dan memegang teguh agama-Nya. Mempertahankan prinsip-prinsip yang ada pada diri kita
·         Menumbuhkan pertahanan diri yang kuat agar terhindar dari tipuan-tipuan dunia (ghazwul fiqr à demam Korea)
·         Memotivasi seluruh wanita untuk melaksanakan ajaran agama Islam
·         Mampu berinteraksi secara aktif, komunikatif, dan berdakwah lewat perilaku
·         Melaksanakan tugas dakwah dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab
·         Berfikir rasional, kritis, dan sistematik
·         Istiqomah
Manfaat muslimah haraki di masyarakat:
·         Menyadarkan para muslimah dan wanita akan perannya di masyarakat
·         Memperoleh wawasan ideal, memadai, dan selektif
·         Menghilangkan kegamangan, kepasifan, dan keengganan
·         Membersihkan pemikiran dari stagnasi pemikiran
·         Mengasah kemampuan intelektual dan kreativitas berfikir, bergerak
·         Menghindarkan diri dari kejenuhan
·         Mendidik untuk bekerja sama dalam kebaikan
·         Menjauhkan diri dari hal yang kurang bermanfaat
·         Berani beramar ma’ruf nahi munkar
·         Teratur dalam segala urusan
Persiapan untuk menjadi muslimah haroki:
1.       Persiapan ruhiyah à loyalitas (just for Allah SWT), akhlaq yang terpuji, rajin shalat malam, tilawah, dzikrullah
2.       Intelektual à wawasan keislaman yang baik, wawasan kekinian, dan memiliki keterampilan
3.       Persiapan fisik à rajin berolah raga, menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri
4.       Persiapan dana, karena setiap kegiatan pasti membutuhkan dana

Dari materi kedua (Muslimah Kontemporer) kami disajikan beberapa teladan muslimah di zaman Rasulullah seperti Khadijah, Aisyah, Asma binti Abu Bakar, As Syafa binti Abdullah, Ummu Salamah, Khansa (ibu para Syuhada) Nusaibah binti Ka’ab (wanita yang menjadi tameng Rasul di perang Uhud).
Karakter yang harus dimiliki muslimah kontemporer adalah selalu belajar, mengupgrade diri, menjaga kebersihan, memiliki inner dan outer beauty, suka berkomunikasi, memperhatikan penampilan, murah senyum, senantiasa memanfaatkan peluang dakwah yang ada, dan menjadi jalan hidayah.
Setelah dua materi didapat, peserta dibagi ke dalam beberapa kelas khusus antara lain trainer dan motivator, orator, feminisme, serta syiar dan jaringan. Di masing-masing kelas, peserta mendapat materi sesuai dengan kompetensinya, dan mendapat tugas untuk langsung mensimulasikan materi yang didapat.

Hari kedua diawali dengan munasharah Palestina di depan kampus IT Telkom selama kurang lebih 45 menit kami berhasil mengumpulkan dana kurang lebih Rp 400.000. Acara ini merupakan kompetensi yang menjadi penilaian bagi peserta kelas orator. Dilanjutkan dengan acara talkshow yang sudah di create oleh tim syiar dan jaringan, yang menghadirkan kajian tentang keputusan menterik kesehatan yang membagikan alat kontrasepsi secara gratis kepada masyarakat dengan dalih untuk mengurangi tingkat aborsi di masyarakat. Bakat-bakat peserta kelas feminisme dalam menyikapi isu satu ini sangat luar biasa. Kemudian dilanjutkan dengan training motivasi yang dibawakan oleh teman-teman kelas motivator yang sangat membangkitkan emosi dan menjadikan suasana aula IT Telkom menjadi haru biru, karena pembawaan materi yang sangat megah. Bukan sekadar simulasi, tapi totalitas.
Acara ditutup dengan makan bersama dan tukar kado cukup memberi kesan yang luar biasa. Tak cukup kata-kata untuk mengungkap semua yang dirasakan selama berada di sana. Bertemu dengan orang-orang luar biasa dan memiliki kemampuan yang memang telah pantas untuk menjawab tantangan zaman saat ini.

SEMOGA MENGINSPIRASI!!