Sabtu, 02 Juni 2012

Surat untuk Ibu dan Bapak

Aku tak berharap kalian tahu tentang surat ini, biarkan Alah yang tahu bahwa aku pernah menuliskan ini untuk kalian.. Karena sungguh, aku bangga dengan kalian :)
Mungkin, kalian bukanlah siapa-siapa di mata orang lain. Kalian hanya bagian dari kalangan biasa, bukan orang penting. Tapi, taukah bahwa kalian telah brhasil menghantarkan kami, anak-anakmu hingga lulus SMA.
Sungguh luar biasa!! Dengan susah payah kalian perjuangkan segala yang kalian punya. Bahkan ketika tak ada kalian sampai kerja keras demi kesuksesan kami. Perjuangan yang tak pernah tampak bekasnya.
Sekarang mungkin engkau sangat menantikan kabar berita keberhasilan kami.

Tanpa terasa kakakku telah memasuki usia yang matang untuk merangkai hidup baru, aku akan memasuki tingkat 3, dimana seharusnya aku sudah dapat memepersembahkan sebuah prestasi bagi kalian, tapi ternyata itu sangat jauh dari harapan.. Maafkan aku yaa Rabb... Adikku, akhirnya menuntaskan studi SMA nya dan sungguh nikmat yang luar biasa,, ia akan mulai merangkai mimpinya di suatu perguruan tinggi negeri yang tergolong unggulan di negeri ini.. 
Sangat indah skenario-Nya, dari keluarga yang biasa-biasa saja namun dapat meloloskan 2 orang anaknya ke kampus pertanian terbsar negeri ini, tanpa melalui tes..

Yaa Rabb.. izinkan kami, khususnya saya membuat mereka bangga. Jangan biarkan mereka kecewa. Sungguh kalian adalah orang yang LUAR BIASA.
Sedikit mengenang ucapan terakhir ketika mereka menghantarkanku untuk tinggal di Bogor ini, "Mungkin kami baru akan kemari lagi 4 tahun yang akan datang, di saat engkau wisuda..." Butir-butir air mata itu tak dapat tertahan untuk tidak menetes, dan saat ini pun demikian. Mengingat waktu itu semakin dekat, namun aku belum menandakan bisa mewujudkan itu. Tapi kalian tetap saja menguatkan, "apapun dan bagaimanapun keadaannya, hadapi. Karena itu adalah keputusanmu yang memilih untuk kuliah.."

Sungguh tak tega sebenarnya membuat kondisi ini terus berlanjut. Aku sadar bahwa aku harus mewujudkannya, izinkan aku ya Allah...

Dan dengan kuasa-Mu, Engkau izinkan mereka untuk kembali berkunjung ke Bogor dengan menghantarkan adikku ke tempat yang sama. Ia akan merangkai keping-keping puzzle. Menjadi seorang Agriculturist, semoga ia dapat lebih sukses dariku..

Terima kasih Bapak..
Terima kasih Ibu..
Jasa, Doa, dan semua pengorbanan kalian akan selalu menjadi latar belakang kesuksesan kami. Izinkan kami membalas semunya..














with love

Your Daughter