Senin, 15 Juli 2013

KKP "The Real Contribution"

Sejak awal Juli hingga akhir Agustus nanti, mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang mayoritas angkatan 2010 sedang menjalankan Kuliah Kerja Profesi atau yang akrab disebut dengan KKP. KKP IPB ini jelas beda dari yang lain, karena berdasarkan tempat yang dipilih tentunya adalah yang memiliki basic pertanian yang masih kental dengan pertanian dan pedesaan. Sangat jauh dari hiruk-pikuk kehidupan yang biasa kami jalani di tempat kami menimba ilmu yakni Bogor, bahkan lebih jauh lagi jika dibandingkan dengan tempat asal kami.

KKP seperti bentukan kata asalnya, ini adalah kontribusi mahasiswa pertanian yang sesuai dengan ke-Profesi-annya. Tahun ini kegiatan KKP IPB berbeda dari sebelumnya, dimana biasanya hanya diikuti oleh 2 fakultas -Faperta dan Fema- kini diikuti oleh 4 fakultas karena ditambah FEM dan Fapet.

Kami tersebar dari mulai Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Brebes, Tegal, bahkan ada yang sampai ke Kalimantan dan ujung Aceh (Subhanallah..)
 Mengabdi sesuai dengan profesi kami masing-masing ternyata tugas yang berat. Kondisi masyarakat desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, kadang hanya memahami bahasa lokal, shorterm view, sulit menerima kehadiran orang-orang baru, itulah yang menjadi tantangan kami sehari-hari. Hingga kami pun harus menikmati daerah yang terisolir dari hiburan, sulitnya transportasi, dikucilkan masyarakat, masih banyak lagi.

Baru terlihat urgensi ilmu yang kami dapatkan selama di bangku kuliah itu adalah ketika masyarakat menaruh banyak harapan pada kami mahasiswa KKP di desa masing-masing agar dapat mengubah kondisi yang terjadi pada mereka saat ini. Ya, mereka berekspektasi tinggi pada kami. Begitu pun dosen kami, Beliau tak ingin dikecewakan karena telah membimbing kami hingga semester 6 kemarin. Kami sudah matang untuk dilepas ke masyarakat, pun dengan bekal KKP yang sempat diberikan kemarin (kurang lebih 1 bulan).

Ketika Lokakarya 1, sungguh aku begitu terkejut ketika dosen memberikan tugas yang begitu dahsyat berkaitan dengan KKP ini. Ternyata program yang kami buat bellum sejalan dengan tujuan KKP (Astaghfirullah..). Buat yang jurusan Ilmu Tanah, ternyata diminta membuat peta rekomendasi pemupukan, sebaran jenis tanah, dan status kesuburan tanah di daerah yang ditempati. Anak-anak Proteksi Tanaman diminta untuk menyelidiki kasus serangan Hama dan Penyakit Tanaman yang melanda daerah tersebut dari awal dan mencari upaya pengendaliannya serta mensosialisasikannya kepada para petani dengan harapan dapat mengurangi kerugian yang dialami petani. Dari jurusan Lanskap, bagaimana bisa mengoptimalkan pekarangan warga bisa berkolaborasi dengan jurusan Agronomi yang notabene mempelajari tumbuhannya. Super Dahsyat KKP ini, jadi semakin merasa belum layak untuk menjadi lulusan pertanian T.T

Mungkin sekilas tentang KKP ini dulu yang dapat aku tuliskan, selebihnya akan bersambung di cerita-cerita berikutnya..