Selasa, 09 Juni 2015

About Wedding

Pernikahan merupakan ikatan suci yang kuat (Mitsaqan ghalizhaa). Yang mampu menggetarkan arsy-Nya, menurunkan malaikat ke bumi, menjadikan dua kubu keluarga besar yang tadinya bukan siapa-siapa, menjadi satu keluarga besar pasca terjadinya ijab qabul.
Pernikahan bukanlah sebatas ceremonial belaka guna mengubah suatu “status”. Menghalalkan yang sebelumnya haram. Bukan hanya untuk menikmati yang indah atau nikmatnya saja. Tapi jauh dibalik perjanjian kuat itu ada tanggung jawab besar yang harus dipikul satu sama lain, tanggung jawab membangun sebuah peradaban islami.
Pernikahan itu bukan ajang untuk melepas beban, tapi untuk saling menanggung beban dan menguatkan satu sama lain. Bukan untuk mencari orang yang mampu menerima atau memahami kita, tapi juga sarana untuk belajar menerima dan memahami pendamping kita.

Pernikahan itu menghapus jurang perbedaan. Tapi jika kita belum siap menerima perbedaan, masih sering mengeluhkan hal-hal yang tidak sesuai (yang menimpa diri kita), jangan bermimpi kamu dapat bijaksana menjalani hari-hari yang sebelumnya terbayang indah. Sehingga tak jarang hari-hari yang dilalui justru terasa mencekam.


Picture taken from: http://www.whenwedding.com/9-macam-logam-mulia-untuk-cincin-kawin/